Labeling and packaging


Memangnya beda ya antara kemasan (packaging) dengan label??

ya, tentu beda. Kemasan adalah pembungkus yang secara langsung melindungi isinya ( produk). Kemasan dapat langsung didesain grafisnya (khususnya kemasan berbahan karton dan plastik seperti misalnya kemasan box dan snack anak-anak).


Contoh Kemasan:














(Sumber: kumbhdesign.com, 2011)


Label:
















(Sumber: kumbhdesign.com, 2011)

Keterangan gambar: desain label adalah yang disebelah kanan, sedangkan gambar sebelah kiri adalah kemasan lengkap dengan label yang sudah diaplikas.ikan

Nah... Desainer komunikasi visual (a.k.a desainer grafis) biasanya lebih sering bikin label dibandingkan kemasan namun tidak menutup kemungkinan desainer grafis juga membuat desain kemasan khususnya yang berbentuk box ataupun berbahan plastik. Kemasan yang berentuk botol misalnya, biasanya didesain oleh desainer produk atau produsen dapat menggunakan botol yang sudah tersedia di pasaran, barulah sang desainer grafis yang membuat labelnya.

untuk referensi lihat jenis-jenis kemasan di www.kemasanukm.com

Fungsi kemasan:

1. Proteksi (dari zat-zat berbahaya/kontaminasi, benturan, getaran, temperatur)

2. Mengkomunikasikan informasi mengenai produk, cara pemakaian (direction), komposisi, dll.

3. Marketing (bagaimana kemasan dapat menarik konsumen dan menjual!)

4. Keamanan (misalnya pada saat pengangkutan)

5. Kenyamanan (bagaimana saat dibawa, dipegang, menggunakan, dijajakan)


Alasan mengapa harus menggunakan Pack and labeling yang menarik:

1. Bergesernya pandangan mengenai kemasan dari “packaging protects its sell” menjadi “packaging sells its protect” (awalnya, kemasan melindungi apa yang dijual namun sekarang kemasan menjual apa yang dilindungi) dimana konsumen jatuh cinta kepada kemasan terlebih dahulu, barulah isi produknya. inilah mengapa banyak produsen yang concern terhadap kemasannya.

2. Beberapa pengusaha UKM mendapatkan untung yang lebih besar ketika merubah kemasannya menjadi lebih “baik”

3. Persaingan yang tajam antar merek, membuat masing-masing merek harus terlihat stand out khususnya di area Point of purchase (titik penjualan misalnya di supermaket, dll) agar menarik mata konsumen dibanding merek lainnya.

Elemen dalam desain label dan kemasan:

1. Material (jenis bahan)

2. Bentuk

3. Informasi mengenai produk (jenis produk, nutrition fact, berat bersih, ingredient, direction, dll)

4. logo

5. Jenis huruf

6. Warna

7. Grafis (misalnya ilustrasi produk, rasa, dll)

8. Tema untuk rasa/ varian/ jenis yang berbeda

9. Contact information

10. Pendukung lainnya ( barcode, logo halal, sertifikasi, award winning logo, dll)


Desain label dan Kemasan yang baik:

1. Bentuk dan grafis kreatif tanpa menghilangkan fungsi utama kemasan

2. Memperlihatkan perbedaan antara varian/ jenis yang berbeda (misalnya dengan warna yang berbeda pada rasa yang berbeda

3. Eye catch (khususnya dari produk sejenis)

3. Keterbacaan (readability) baik

4. Pertimbangkan eco-design. Beberapa konsumen saat ini sudah sadar akan produk maupun kemasan yang ramah lingkungan.



Dari berbagai sumber.

Comments